Last Note
CompleteSub sub100

Last Note

Catatan Terakhir

78 views 2026 Fuji TVTotal 11 episode
Beri rating
❤️ Premium Trakteer

Bagikan ke:

Sinopsis

Kisah cinta antara Aoi Ichinose, seorang wanita berusia 49 tahun yang telah mengalami pasang surut kehidupan, termasuk pernikahan, perceraian, dan kemunduran di tempat kerja, dan Subaru Higuchi, seorang pria berusia 30 tahun yang menyerah pada mimpinya karena latar belakangnya, dan hidup dengan hati yang tertutup. Aoi, yang bekerja di departemen penjualan sebuah perusahaan parfum, bertemu Subaru setelah masalah menimpa sahabatnya. Keduanya berbeda usia dan latar belakang, tetapi mereka secara bertahap mulai memahami perasaan satu sama lain dan saling tertarik.

Pemeran

Daftar Episode (11)

Ep 1
Ep 2
Ep 3
Ep 4
Ep 5
Ep 6
Ep 7
Ep 8
Ep 9
Ep 10
Ep 11

Berita

Komentar

Memuat komentar...

Sinopsis Tiap Episode

Episode 1

Episode 1

Sinopsis belum tersedia.

Episode 2

Episode 2

Sinopsis belum tersedia.

Episode 3

Episode 3

Sinopsis belum tersedia.

Episode 4

Episode 4

Sinopsis belum tersedia.

Episode 5

Episode 5

Sinopsis belum tersedia.

Episode 6

Episode 6

Peringatan: mengandung spoiler. Di depan lukisan bunga peony yang dipajang di lorong stasiun, Subaru Higuchi akhirnya mengungkapkan bahwa dialah pelukis karya tersebut. Subaru kemudian menyampaikan perasaan tulusnya kepada Aoi Ichinose. Pengakuan mendadak itu membuat Aoi terkejut dan tidak mampu langsung memberikan jawaban. Pada saat bersamaan, Ryuta Hirano mendatangi kedai tempat Yuko Sagawa bekerja. Demi menjual lukisan dan memenuhi target dari atasannya, Ryuta menawarkan berbagai informasi tentang Subaru. Ia juga memberi tahu bahwa pengakuan Subaru kepada polisi telah membuat perusahaan lamanya, Kudara Works, mulai diperiksa. Menurut Ryuta, tindakan Subaru menyeret banyak orang ke dalam masalah dan hanyalah usaha sepihak untuk menenangkan hati nuraninya. Situasi menjadi semakin rumit ketika uang pembelian lukisan senilai 1,6 juta yen, yang dahulu diam-diam dibayarkan Aoi untuk membantu Yuko, akhirnya dikembalikan. Setelah mengetahui kebenarannya, Yuko merasa telah dipermalukan. Ia mendatangi rumah Aoi dan meluapkan seluruh rasa kecewa serta kecemburuan yang selama ini dipendamnya. Persahabatan mereka pun mengalami keretakan besar. Karena merasa bersalah telah menyakiti Yuko, Aoi memutuskan menolak perasaan Subaru. Sementara itu, Subaru juga merasa dirinya tidak pantas berada di sisi Aoi karena masa lalunya bersama kelompok penipu masih belum dapat diselesaikan sepenuhnya. Keduanya sepakat menjaga jarak meskipun sebenarnya saling menyukai. Sebelum benar-benar berpisah, Subaru meminta satu keinginan terakhir. Mereka menghabiskan waktu bersama dan mengadakan pesta takoyaki sederhana di rumah Aoi. Keduanya terlihat tertawa bahagia, tetapi dalam hati masing-masing menyadari bahwa malam itu mungkin menjadi kebersamaan terakhir mereka. Setelah Subaru pergi, Aoi teringat kisah di balik lukisan peony tersebut. Tiga belas tahun sebelumnya, saat Aoi sedang berada pada masa paling membahagiakan dalam perjalanan menjadi peracik parfum, seorang remaja pernah memungutkan bunga peony yang dijatuhkannya. Remaja itu ternyata adalah Subaru. Pada hari yang sama, Subaru juga sedang merasakan kebahagiaan karena bakat melukisnya mulai diakui. Aoi akhirnya menyadari bahwa Subaru adalah orang yang hadir pada kenangan paling bahagia dalam hidupnya—dan kemungkinan itulah sebabnya ia kembali mampu mencium aroma bunga ketika berada di dekat Subaru. Tak sanggup membiarkannya pergi, Aoi berlari mencari Subaru. Subaru rupanya juga menyadari hubungan mereka sejak 13 tahun lalu dan kembali menemui Aoi. Di tengah jalan malam itu, Aoi akhirnya mengakui bahwa ia mencintai Subaru. Perasaan yang selama ini mereka tahan pun akhirnya benar-benar tersampaikan. Episode 6 menjadi titik penting hubungan Aoi dan Subaru. Namun kebahagiaan mereka masih dibayangi masa lalu Subaru, persahabatan Aoi dan Yuko yang hancur, serta orang-orang lain yang belum dapat menerima hubungan tersebut.
Baca sinopsis lengkap →
Episode 7

Episode 7

Setelah mengingat kembali pertemuan mereka 13 tahun lalu, Higuchi Sumiharu akhirnya menyadari bahwa dirinya dan Ichinose Aoi pernah bertemu pada salah satu momen paling membahagiakan dalam hidup mereka. Saat itu, Sumiharu masih seorang pelajar yang baru mendapatkan pengakuan atas lukisannya, sedangkan Aoi membawa buket bunga peony di kedua tangannya. Kenangan tersebut semakin meyakinkan Aoi tentang perasaannya. Ia pun dengan jujur menyatakan cintanya kepada Sumiharu. Perasaan yang selama ini mereka pendam akhirnya terungkap, dan keduanya memilih untuk bersama. Namun, sebelum memulai hubungan baru, mereka sepakat menyelesaikan persoalan masa lalu. Sumiharu ingin berbicara jujur kepada Kijima Rina, sementara Aoi berusaha memperbaiki hubungannya dengan sahabatnya, Sagawa Yuko. Setelah semuanya selesai, mereka berjanji menikmati kencan musim panas bersama. Sayangnya, pembicaraan tersebut tidak berjalan mudah. Rina sangat terpukul setelah melihat Sumiharu bersama Aoi dan terus menghindari teleponnya. Sementara itu, Yuko menolak menemui Aoi. Karena tidak ingin persoalan mereka berlarut-larut, Aoi mendatangi tempat kerja Yuko dan menghadapinya secara langsung. Di balik itu, Yuko ternyata menemui Higuchi Masumi di pabrik dan mengajukan sebuah rencana misterius. Pertemuan tersebut disaksikan oleh Iwamura Kengo, pria yang diam-diam menyimpan perasaan kepadanya. Meski berbagai konflik mulai mengelilingi mereka, Aoi dan Sumiharu tetap menikmati kencan musim panas sederhana. Mereka menghabiskan waktu bersama, bermain kembang api, dan mencoba kembali mengejar kebahagiaan serta impian yang pernah hilang. Namun, kebahagiaan itu tidak berlangsung tenang. Keesokan harinya, Rina mendatangi tempat kerja Aoi dan menuntut agar Sumiharu dikembalikan kepadanya. Episode 7 menjadi awal hubungan baru Aoi dan Sumiharu, sekaligus membuka konflik yang lebih besar. Ketika keduanya memilih mengikuti perasaan mereka, luka, kecemburuan, dan rencana orang-orang di sekitar mereka mulai mengancam kebahagiaan tersebut.
Baca sinopsis lengkap →
Episode 8

Episode 8

Setelah saling mengungkapkan perasaan, Aoi Ichinose dan Sumiharu Higuchi akhirnya memulai hubungan mereka. Namun, kebahagiaan itu segera diuji ketika Rina Kijima mendatangi kantor Aoi dan menuntut agar Sumiharu dikembalikan kepadanya. Rina memperingatkan bahwa menjalin hubungan dengan pria yang hampir 20 tahun lebih muda bukanlah perkara sederhana. Ia bahkan mempertanyakan apakah Aoi benar-benar siap memikul masa depan Sumiharu. Meski ucapan Rina sempat membebani pikirannya, Aoi memilih untuk tidak lagi mengorbankan kebahagiaannya hanya karena usia dan pandangan orang lain. Ia meminta maaf kepada Rina, tetapi menegaskan bahwa kali ini dirinya tidak ingin menyerah terhadap perasaannya sendiri. Sementara itu, Sumiharu kembali mengunjungi kelas melukis yang pernah diikutinya semasa kuliah. Ia menemui mantan gurunya, Keitaro Ninomiya, dan mengutarakan keinginannya untuk kembali belajar melukis. Melihat kesungguhannya, Ninomiya menawarkan pekerjaan sebagai asisten di kelas tersebut. Tawaran itu membuat Sumiharu bahagia karena ia akhirnya menemukan kesempatan untuk kembali mengejar impian yang dahulu ditinggalkannya. Masalah lain muncul ketika Masumi, ayah Sumiharu, datang ke apartemen Aoi bersama Yuko Sagawa. Masumi meminta Aoi mengakhiri hubungannya dengan Sumiharu. Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi kesehatannya sangat serius. Akan tetapi, Sumiharu mengira ayahnya kembali menggunakan kebohongan untuk mengendalikan hidupnya. Dengan penuh amarah dan kekecewaan, ia mengusir Masumi. Tekanan terhadap hubungan mereka belum berakhir. So Okuda, mantan suami Aoi, memperingatkan Sumiharu bahwa berhubungan dengan perempuan berusia hampir 50 tahun membutuhkan kesiapan dan tanggung jawab besar. Perkataan itu membuat Sumiharu merasa belum cukup dewasa untuk melindungi Aoi, terlebih setelah mengetahui bahwa Rina telah membuat keributan di tempat kerja Aoi. So kemudian menawarkan kehidupan yang lebih stabil kepada Aoi. Ia berencana pindah ke Osaka dan mengajak Aoi ikut bersamanya, sekaligus membuka kemungkinan bagi mereka untuk kembali hidup bersama. Namun, Aoi menolak dengan tegas. Ia memilih mempertahankan pekerjaannya di bidang aroma dan melanjutkan hidup bersama Sumiharu. Keyakinan Aoi serta dukungan sahabatnya, Ryuta, membuat Sumiharu kembali percaya diri. Ia mulai bekerja sebagai asisten di kelas melukis dan memutuskan mengikuti kompetisi seni sebagai langkah pertamanya menuju dunia profesional. Sumiharu mengaku baru kali ini merasa begitu bersemangat memikirkan masa depannya. Ketika Sumiharu menyampaikan kabar tersebut, Aoi ikut berbahagia. Keduanya bersiap merayakan awal baru itu dengan sederhana. Namun, kebahagiaan mereka terganggu oleh kedatangan Masumi dan Yuko. Pada bagian akhir episode, terungkap bahwa perkataan Masumi mengenai penyakitnya bukanlah kebohongan. Ia tiba-tiba jatuh akibat kondisinya yang memburuk, meninggalkan Sumiharu di ambang penyesalan besar. Inti Episode 8: Aoi dan Sumiharu memilih mempertahankan hubungan mereka meskipun ditentang banyak orang. Di saat keduanya mulai berani merancang masa depan, kondisi Masumi menghadirkan ujian baru yang jauh lebih berat.
Baca sinopsis lengkap →
Episode 9

Episode 9

Aoi Ichinose dan Subaru Higuchi kembali meyakinkan diri untuk saling percaya meskipun hubungan mereka terus mendapat tekanan dari orang-orang di sekitar. Kehidupan keduanya mulai menunjukkan harapan baru. Subaru bersiap mengikuti kompetisi melukis, sedangkan Aoi perlahan mampu mencium aroma bunga kembali. Mereka bahkan mulai menandai berbagai tempat yang ingin dikunjungi bersama. Namun, kebahagiaan tersebut berubah ketika Aoi mengetahui bahwa ayah Subaru, Masumi, sedang dirawat di rumah sakit dengan kondisi yang semakin lemah. Masumi meminta Aoi meninggalkan putranya. Ia ingin Subaru membangun keluarga dan menjalani masa tua bersama seseorang yang dapat terus mendampinginya. Demi masa depan Subaru, Aoi mengambil keputusan menyakitkan. Ia berpura-pura merasa tidak cocok lagi dan mengatakan akan kembali kepada mantan suaminya untuk tinggal di Osaka. Subaru yang tidak mengetahui alasan sebenarnya berusaha mempertahankan hubungan mereka, tetapi Aoi tetap pergi sambil menyembunyikan kesedihannya. Setelah mengetahui kondisi ayahnya, Subaru akhirnya datang ke rumah sakit. Percakapan mereka membuka luka lama sekaligus mempertemukan kembali hati ayah dan anak yang selama ini saling menjauh. Masumi kemudian mengakui bahwa dialah yang meminta Aoi mengakhiri hubungan tersebut. Subaru menegaskan bahwa kebahagiaannya bukan ditentukan oleh usia atau lamanya waktu bersama, melainkan oleh kenangan dan kasih sayang yang akan selalu tersimpan dalam dirinya. Mendengar keyakinan putranya, Masumi menyadari kesalahannya dan meminta maaf. Keduanya akhirnya berdamai setelah bertahun-tahun terjebak dalam hubungan yang penuh luka. Subaru pun berjanji akan merebut kembali semua hal berharga dalam hidupnya—terutama Aoi, yang telah memilih berkorban demi kebahagiaannya.
Baca sinopsis lengkap →
Episode 10

Episode 10

Setelah ayahnya meninggal dunia, Sumiharu akhirnya menyelesaikan pemakaman dan mulai membereskan barang-barang peninggalan sang ayah. Di tengah suasana duka, ia masih memikirkan Aoi, tetapi Aoi justru memutuskan untuk memutus komunikasi dengan Sumiharu dan orang-orang di sekitarnya. Ia pergi ke sebuah penginapan dan memilih menyendiri untuk menenangkan pikirannya. Sumiharu kemudian kembali mengajar di kelas melukis milik Ninomiya. Ia berniat mengikuti sebuah kompetisi melukis dan berusaha serius mengembangkan kemampuannya. Namun, ketika melihat lukisan seorang murid yang jauh lebih muda, Sumiharu mulai meragukan kemampuan dirinya sendiri. Ninomiya kemudian mengingatkannya untuk memikirkan kembali alasan sebenarnya yang membuatnya ingin melukis. Sementara itu, Yuko ternyata menerima sebuah surat dari ayah Sumiharu sebelum beliau meninggal. Surat tersebut ditujukan kepada Aoi. Yuko merasa bingung mengapa surat itu justru dipercayakan kepadanya, bukan kepada Sumiharu. Kengo kemudian menduga bahwa sang ayah mungkin ingin memberi kesempatan kepada Yuko dan Aoi untuk kembali menghadapi hubungan mereka yang selama ini belum terselesaikan. Di penginapan, Aoi bertemu dengan seorang wanita bernama Kiwako. Wanita tersebut bercerita bahwa ketika seusia Aoi, ia pernah datang ke penginapan itu bersama kekasihnya. Kenangan masa lalu Kiwako membuat Aoi kembali memikirkan pilihan hidup dan perasaannya sendiri. Di sisi lain, Rina datang menemui Sumiharu dan Ryuta. Ia mengungkapkan bahwa sebenarnya dirinya mengenal Aoi dan pernah terkejut ketika mengetahui bahwa orang yang disukai Sumiharu adalah Aoi. Namun, bukannya meminta Sumiharu menyerah, Rina justru mendorongnya agar tidak begitu saja melepaskan Aoi. Sumiharu terus mencoba menghubungi Aoi, tetapi tidak mendapat jawaban. Meski keduanya masih memiliki perasaan yang kuat, mereka kini berada di tempat yang berbeda dan harus menghadapi pilihan masing-masing. Episode ini memperlihatkan bagaimana cinta mereka diuji oleh kehilangan, impian, serta keinginan untuk menentukan masa depan dengan pilihan sendiri. Episode 10 menjadi titik penting sebelum episode terakhir, karena Sumiharu dan Aoi sama-sama mulai mempertanyakan apakah mencintai seseorang berarti harus terus bersama, atau justru memberi ruang agar masing-masing dapat menemukan kembali dirinya sendiri.
Baca sinopsis lengkap →
Episode 11

Episode 11

Setelah menghabiskan waktu sendirian di sebuah penginapan, Aoi akhirnya kembali ke Tokyo. Ia kemudian bertemu kembali dengan Sumiharu. Keduanya saling menatap dengan perasaan yang masih sama, tetapi Sumiharu justru mengatakan bahwa mereka sebaiknya tidak bersama. Aoi yang terkejut mencoba memahami alasan di balik keputusan tersebut. Sementara itu, Yuko masih memikirkan hubungan Aoi dan Sumiharu. Kengo mengingatkannya bahwa sebelum mengkhawatirkan kebahagiaan orang lain, seseorang juga perlu memikirkan kebahagiaannya sendiri. Di sisi lain, Ryuta akhirnya mendapatkan pekerjaan dan mengungkapkan perasaannya kepada Rina. Ia tidak mengerti mengapa Aoi dan Sumiharu, yang jelas masih saling menyukai, justru memilih menjaga jarak. Rasa frustrasi itu membuatnya berkonfrontasi dengan Sumiharu. Sumiharu sendiri berusaha kembali serius melukis, tetapi ia kesulitan menghasilkan karya yang sesuai dengan keinginannya. Melihat kegelisahannya, Ninomiya memberikan beberapa buku. Salah satunya membahas sebuah tempat tinggal bersama bagi para seniman. Informasi tersebut membuat Sumiharu mulai mempertimbangkan langkah baru untuk mengembangkan dirinya dan menemukan kembali tujuan dalam melukis. Sementara itu, Aoi juga memutuskan untuk kembali mengejar impian lamanya. Ia mengajukan permintaan untuk pindah ke bagian wewangian. Ketika diminta memberikan pendapat mengenai sebuah sampel parfum, Aoi menemukan sesuatu yang membuatnya kembali memikirkan apa yang sebenarnya ia inginkan dalam hidup. Pada akhirnya, Aoi dan Sumiharu sama-sama dihadapkan pada pilihan penting: apakah mereka akan terus mengorbankan impian dan kebahagiaan pribadi demi keadaan, atau berani mempercayai diri sendiri dan tidak lagi menyerah pada apa yang mereka inginkan. Episode terakhir menjadi penutup perjalanan Aoi dan Sumiharu dalam menemukan arti cinta, impian, dan keberanian untuk memilih kehidupan yang benar-benar mereka inginkan.
Baca sinopsis lengkap →