Episode 6
Kembali ke Detail

Sinopsis Episode 6

Tsui no Hito

Sosuke Shie dan muridnya, Kotaro Bon, dipanggil oleh Detektif Yoshida—mantan atasan Shie ketika ia masih bekerja di kepolisian—ke sebuah unit apartemen. Setibanya di sana, Shie seketika tertegun dan syok saat melihat kondisi sesosok jenazah yang telah membusuk. Sementara itu, Bon yang merasa mual dan terguncang melihat kondisi jasad tersebut dirawat dan ditenangkan oleh Detektif Yoshida. Sembari menolong Bon, Detektif Yoshida mulai menceritakan masa lalu Shie: tentang sosok ayah Shie, Sogen Shie, yang mendedikasikan hidupnya sebagai pengelola rumah duka, serta tragedi sepuluh tahun silam terkait "Kasus Pembunuhan dan Mutilasi Siswi SMA" yang menjadi titik balik bagi Shie untuk mengundurkan diri dari kepolisian dan beralih profesi menjadi pengurus pemakaman. Yoshida kemudian mengungkapkan bahwa pelaku pembunuhan keji sepuluh tahun lalu tersebut meninggal dunia sebelum sempat ditangkap oleh pihak berwenang. Yang mengejutkan, jenazah membusuk yang tergeletak di apartemen itu ternyata adalah sang pelaku kriminal tersebut. Mengetahui bahwa sosok yang harus diurus pemakamannya adalah pembunuh berantai yang amat dibencinya, Shie dihadapkan pada perang batin yang berat. Meskipun batinnya tersiksa oleh kemarahan dan luka lama, Shie tetap memegang teguh etika dan profesionalitasnya sebagai pengurus pemakaman: bahwa upacara perpisahan terakhir diperuntukkan bagi keluarga yang ditinggalkan untuk melepas duka, bukan sebagai ajang penghakiman. Shie pun berusaha menyelesaikan proses pemakaman tersebut dengan penuh kesungguhan.