Kembali ke Detail
Sinopsis Episode 12
Toyotomi Brothers
Setelah berhasil mengatasi pemberontakan di Kuil Honkokuji, Oda Nobunaga semakin memperkuat kekuasaannya di Kyoto. Ia membangun kediaman baru bagi Shogun Ashikaga Yoshiaki dan menghadiahkan Batu Fujito, batu terkenal yang dijuluki “batu milik penguasa negeri”. Namun, di balik hadiah tersebut, Yoshiaki mulai menyadari bahwa cita-citanya tidak lagi sejalan dengan ambisi Nobunaga. Hubungan mereka pun perlahan dipenuhi kecurigaan.
Sementara itu, keberhasilan Tōkichirō membawanya diangkat menjadi pejabat Kyoto. Kedudukan baru tersebut membuatnya dan Koichirō semakin sibuk mengurus berbagai tugas, mulai dari urusan pemerintahan hingga mendampingi Nobunaga. Kesibukan di Kyoto juga membuat Tōkichirō lama tidak pulang menemui istrinya, Nene.
Suatu hari, Nobunaga membawa Tōkichirō dan Koichirō mengunjungi Kastel Odani, tempat adiknya, Oichi, tinggal bersama suaminya, Azai Nagamasa. Kedatangan kedua bersaudara itu menjadi kejutan yang mencairkan kemarahan Oichi kepada Nobunaga, yang selama ini jarang mengunjunginya ataupun mengirim kabar.
Di Kastel Odani, Oichi terlihat hidup bahagia bersama Nagamasa dan anak-anak mereka. Ia bahkan telah dikaruniai seorang putri bernama Chacha. Melihat ketenangan adiknya, Nobunaga merasa lega. Namun, kedamaian tersebut ternyata hanya terlihat dari permukaan. Ayah Nagamasa, Azai Hisamasa, masih menyimpan kebencian terhadap klan Oda dan diam-diam menunjukkan gerak-gerik mencurigakan. Bayangan konflik besar pun mulai mengancam hubungan kedua keluarga.
Setelah kembali ke Gifu, Tōkichirō harus menghadapi Nene yang mengetahui tingkahnya selama berada di Kyoto. Di balik kemarahan dan kecemburuannya, Nene mengungkapkan kekhawatiran bahwa dirinya mungkin tidak dapat memberikan keturunan. Tōkichirō pun berusaha meyakinkan bahwa Nene tetap menjadi sosok yang sangat penting baginya.
Pada saat yang sama, Nobunaga memerintahkan Koichirō untuk menikah. Koichirō yang masih belum bisa melupakan Nao awalnya menolak, tetapi perintah sang penguasa sulit dibantah. Calon istrinya adalah Chika, putri Andō Morinari. Kemunculan perempuan yang menyimpan suatu rahasia itu menjadi awal ujian baru dalam kehidupan Koichirō.
Inti Episode 12: Di tengah pertemuan keluarga yang hangat di Kastel Odani, benih pengkhianatan mulai tumbuh. Bersamaan dengan itu, perintah pernikahan dari Nobunaga membawa Koichirō menuju babak baru yang penuh tanda tanya.