Kembali ke Detail
Sinopsis Episode 8
Mo Ichido Fufu ni Narimasu ka? Camouflage Fufu
Setelah resmi bercerai dari Seiichi, Aiko memulai kehidupan baru di sebuah apartemen. Tanpa sepengetahuan mantan suaminya, ia melahirkan seorang putra dan bertekad membesarkannya seorang diri. Enam bulan berlalu, pembayaran ganti rugi dari Seiichi pun selesai. Aiko mengira hubungan mereka telah benar-benar berakhir dan ia tidak perlu lagi berurusan dengan masa lalunya.
Aiko kemudian menitipkan putranya di tempat penitipan anak dan kembali bekerja di kafe. Meski harus membagi waktu antara pekerjaan dan mengurus bayi, kehidupannya terasa jauh lebih tenang dan bermakna dibandingkan ketika masih menjadi istri Seiichi.
Sementara itu, kehidupan Seiichi berubah drastis. Kabar bahwa perceraiannya disebabkan oleh perselingkuhan dengan rekan sekantor menyebar di perusahaan. Kariernya hancur dan ia dipindahkan ke perusahaan anak. Ayaka justru menuduh Aiko sengaja menyebarkan kabar tersebut sebagai bentuk balas dendam.
Namun, Seiichi tidak lagi ingin mempertahankan hubungan yang telah menghancurkan rumah tangganya. Ia akhirnya meminta berpisah dari Ayaka. Keputusan itu membuat Ayaka semakin marah dan kebenciannya terhadap Aiko bertambah besar.
Pada saat yang sama, mantan ibu mertua Aiko, Akiko, mendatangi kafe tempat Aiko bekerja. Ia meminta maaf karena sebenarnya pernah mencurigai perselingkuhan putranya, tetapi tidak mampu menghentikannya. Akiko berjanji tidak akan memberitahukan keberadaan Aiko kepada Seiichi dan menawarkan bantuan apabila Aiko mengalami kesulitan.
Kebaikan Akiko membuat Aiko luluh. Akan tetapi, Sawako mengingatkannya bahwa rahasia tentang kelahiran sang bayi bisa terbongkar kapan saja. Kekhawatiran itu akhirnya menjadi kenyataan ketika keadaan tak terduga mengancam mempertemukan kembali Aiko dengan masa lalunya. Kini, rahasia yang selama ini dijaga Aiko berada di ambang terbongkar—dan kehidupan barunya bersama sang putra kembali terancam oleh konflik lama.