Kembali ke Detail
Sinopsis Episode 6
Daikuko: GATE24
Setelah membantu polisi membongkar jaringan kasino ilegal, tim GATE24 menerima informasi tentang kemungkinan penyelundupan narkotika bernilai ratusan juta yen melalui Bandara Internasional Kanto. Mori Machi, Hayami Keiichiro, Matsuyama Atsushi, dan anggota lainnya pun memperketat pemeriksaan terhadap seluruh penumpang.
Berbagai upaya penyelundupan berhasil mereka gagalkan. Namun, barang terlarang yang sedang dicari belum juga ditemukan. Di tengah situasi tersebut, Kepala Pemeriksa Fukazawa Zen ingin mengantar kepergian putrinya, Tsumugi, yang akan berangkat belajar ke London. Sayangnya, kesibukan membuat Fukazawa terus tertahan di ruang pemeriksaan.
Penumpang terakhir yang datang adalah Takase Yuma. Ia baru pulang dari perjalanan luar negeri sambil membawa guci berisi abu mendiang istrinya, Misaki. Melihat kesedihannya, anggota GATE24 merasa iba. Pemeriksaan awal juga tidak menunjukkan sesuatu yang mencurigakan sehingga mereka berniat mengizinkannya lewat.
Namun, Machi merasakan adanya kejanggalan. Ia menghentikan Takase dan meminta pemeriksaan lebih mendalam—termasuk memeriksa isi guci tersebut. Permintaan itu menimbulkan pertentangan karena dianggap dapat semakin membebani seorang suami yang sedang berduka.
Fukazawa akhirnya terpaksa kembali ke ruang pemeriksaan dan melewatkan kesempatan menemui putrinya. Di balik guci yang tampaknya hanya menyimpan kenangan terakhir Takase terhadap istrinya, ternyata tersembunyi sebuah rahasia yang berkaitan dengan kasus penyelundupan besar yang sedang diburu polisi. Episode ini juga memperlihatkan pengorbanan Fukazawa sebagai seorang ayah yang harus memilih antara tugas menjaga keamanan negara dan berada di sisi putrinya pada momen penting.