Kembali ke Detail
Sinopsis Episode 116
Chimudondon
Waktu berlalu hingga April 1984. Nobuko kini menjalani kehidupan yang bahagia bersama Kazuhiko dan putra mereka, Takehiko, yang telah tumbuh menjadi anak berusia empat tahun. Restoran masakan Okinawa milik Nobuko juga semakin ramai dan dikenal banyak pelanggan. Yazagi terus membantunya mengelola restoran sekaligus memperdalam pengetahuan tentang berbagai masakan khas Okinawa.
Kehidupan saudara-saudara Nobuko pun mengalami banyak perubahan. Kenshu telah menikah dengan Kiyoe dan bekerja dengan tekun di peternakan babi. Kiyoe bahkan sedang menantikan kelahiran anak mereka. Uang yang dikirimkan Kenshu kepada ibunya akhirnya membantu keluarga Higa melunasi seluruh utang mereka.
Sementara itu, Utako telah kembali ke Yanbaru sejak Takehiko berusia dua tahun. Satoru juga lebih sering berada di Okinawa untuk mengembangkan usahanya. Walaupun keduanya masih saling menyimpan perasaan, hubungan mereka belum mengalami kemajuan. Satoru takut menyatakan perasaannya karena masih teringat penolakan Utako pada masa lalu.
Di sisi lain, Kazuhiko merasa kurang puas dengan pekerjaannya. Tulisan berserinya memang mendapatkan tanggapan baik, tetapi keinginannya membuat liputan khusus mengenai Okinawa belum mendapat kesempatan. Kerinduan terhadap kampung halaman dan cita-cita mendiang ayahnya kembali memenuhi pikirannya.
Saat liburan musim semi tiba, Nobuko mempercayakan restoran kepada Yazagi. Ia kemudian pulang ke Yanbaru bersama Kazuhiko dan Takehiko. Setibanya di sana, mereka disambut dengan hangat oleh keluarga. Melihat putranya bermain di tengah alam yang dahulu menjadi tempatnya tumbuh, Nobuko kembali merasakan kebahagiaan dan kedekatan dengan tanah kelahirannya. Kepulangan ini perlahan menjadi awal dari sebuah keputusan besar yang akan mengubah masa depan keluarga mereka.
